Engine yang sudah dioperasikan akan mengalami perubahan fisik pada
komponen-komponennya seperti pada : blok motor, kepala silinder,
mekanik katup, poros engkol, kelengkapan piston, poros nok dan yang
lainnya. Perubahan fisik tersebut dapat mengganggu kinerja engine.
Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan perawatan secara
rutin/berkala, agar tingkat perubahan yang terjadi dapat ditekan
seminimal mungkin. Perawatan rutin komponen-komponen engine
dilakukan tidak secara langsung pada komponen-komponen tersebut di
atas, tetapi pada sistem-sistem yang mendukung kinerja engine. Di
dalam industri perotomotifan perawatan rutin terhadap komponen-
komponen engine disebut dengan Tune-up engine.
Adapun perawatan yang dimaksud meliputi :selengkapnya